Menuju Unggul, LP3K UNIDA Dampingi Pengelola Jurnal Akselerasi Peningkatan SINTA

Menuju Unggul, LP3K UNIDA Dampingi Pengelola Jurnal Akselerasi Peningkatan SINTA

Blog Single

Universitas Djuanda (UNIDA) melalui Lembaga Penelitian, Pengabdian dan Pengembangan Keilmuan (LP3K) menyelenggarakan kegiatan pendampingan jurnal pada Senin (13/1/2025). Kegiatan yang berlangsung di Ruang LP3K ini bertujuan meningkatkan kualitas dan reputasi publikasi ilmiah menuju SINTA 2.

"Akselerasi menuju SINTA 2 menjadi prioritas UNIDA dalam upaya memperkuat daya saing global dan mewujudkan visi sebagai universitas berbasis riset unggulan," ujar Megan Asri Humaira, S.S., M.Hum, Kabiro Pendampingan dan Pengelolaan Jurnal UNIDA.

Kegiatan ini diikuti oleh para penanggung jawab dari tujuh jurnal UNIDA, termasuk Jurnal Peternakan Nusantara, Jurnal AgribiSains, Jurnal Mina Sains, Jurnal Agroindustri Halal, Jurnal Hukum De'Recthstaat, Jurnal Komunikatio, dan Jurnal Governansi.

Agenda kegiatan dibagi dalam dua sesi, meliputi evaluasi jurnal tahun 2024 berdasarkan penilaian SINTA Awards 2024, pemaparan progress jurnal terkini, serta pelatihan teknis seperti pengecekan Turnitin dan kesesuaian scope artikel.

Megan Asri Humaira, S.S., M.Hum mengatakan, pendampingan ini memiliki beberapa target utama, di antaranya peningkatan kapasitas pengelola jurnal, optimalisasi proses editorial dan peer-review, peningkatan kualitas dan sitasi artikel, serta penguatan strategi indeksasi internasional.

“Peserta mendapatkan pendampingan intensif dalam aspek teknis pengelolaan jurnal, termasuk penggunaan sistem deteksi plagiasi, evaluasi kesesuaian artikel dengan scope jurnal, serta mekanisme penugasan editor. Mereka juga dibekali pemahaman tentang standar dan kriteria penilaian SINTA untuk mencapai akreditasi peringkat yang lebih tinggi,” ujarnya.

Saat ini, jurnal-jurnal UNIDA telah terakreditasi pada berbagai peringkat SINTA, mulai dari SINTA 5 hingga SINTA 2.

“Melalui program ini, UNIDA berharap dapat membantu jurnal-jurnal yang dikelolanya untuk memenuhi standar nasional dan internasional, termasuk persiapan menuju indeksasi di database seperti DOAJ, Copernicus, dan Scopus,” pungkasnya.

Related Posts: