Scientific Forum Series LPPM UNIDA Pacu Publikasi Jurnal Bereputasi dan Percepatan Karier Akademik Dosen

Scientific Forum Series LPPM UNIDA Pacu Publikasi Jurnal Bereputasi dan Percepatan Karier Akademik Dosen

Blog Single

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Djuanda (UNIDA) kembali menyelenggarakan Scientific Forum Series pada Jumat (24/04/2026) secara daring melalui Zoom Cloud Meeting. Kegiatan yang dihadiri oleh para dosen di lingkungan UNIDA ini membahas peningkatan publikasi ilmiah, hibah penelitian, dan percepatan kenaikan jabatan fungsional dosen.

Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penyelesaian studi doktoral bagi seluruh dosen dan mendorong peningkatan kualitas publikasi ilmiah bertaraf internasional.

Scientific Forum Series ini bukan sekadar kegiatan rutin. Ini adalah komitmen kita bersama untuk membangun ekosistem ilmiah yang hidup dan produktif di UNIDA. Disinilah benih-benih riset berkualitas dan kolaborasi akademik itu diciptakan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menegaskan bahwa penyelesaian pendidikan doktoral merupakan prioritas utama bagi dosen yang belum meraihnya. Menurutnya, gelar doktor membuka berbagai kesempatan strategis dalam karier akademik, mulai dari menjadi promotor, asesor, penguji, hingga menjadi teladan intelektual bagi mahasiswa.

“Capai dokter yang belum dokter, capai Profesor yang sudah memungkinkan, insyaAllah nanti Allah memberikan jalan yang baik untuk kita. Bagi yang sedang berjuang menuju jabatan Guru Besar, kuncinya ada di kualitas publikasi. Terbitkan karya di jurnal bereputasi dengan penerbit kelas dunia. Profesor bukan hanya gelar, ia adalah tanggung jawab moral kepada ilmu pengetahuan, kepada institusi, dan kepada masyarakat,” tegasnya.

Kemudian Wakil Rektor III sekaligus Ketua LPPM UNIDA, Prof. Dr. Rasmitadila, M.Pd dalam sambutannya mengapresiasi pencapaian para dosen UNIDA yang berhasil memenangkan 36 proposal hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2026. Dari jumlah tersebut, 23 proposal masuk dalam skema penelitian dan 13 proposal dalam skema pengabdian kepada masyarakat.

Alhamdulillah UNIDA mendapatkan 36 pemenang proposal. Ini tentu belum memuaskan jika dibandingkan dengan jumlah dosen yang ada. Ke depannya, LPPM UNIDA akan terus mendorong agar lebih banyak lagi dosen untuk mempersiapkan proposal yang berkualitas,” ujarnya.

Selain membahas capaian hibah, Prof. Dr. Rasmitadila, M.Pd juga mengumumkan rencana pendampingan pengusulan proposal hibah BRIN yang akan dibuka pada batch kedua sekitar bulan Juli 2026. Para dosen yang sebelumnya belum berhasil dalam hibah Kemdiktisaintek didorong untuk beralih mengusulkan proposal ke skema BRIN sebagai alternatif pendanaan riset yang kompetitif.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Pengelolaan Jurnal dan Publikasi LPPM UNIDA, Assoc. Prof. Dr. Aminullah, M.Si juga melaporkan perkembangan terkini akreditasi jurnal internal kampus dan pembaruan data SINTA dosen. Ia mengingatkan pentingnya pembaruan skor SINTA secara berkala, mengingat data tersebut berkaitan langsung dengan pengajuan hibah riset dan pengembangan karir akademik.

“Sesuai tagline LPPM UNIDA, sekali bergerak, kita berdampak. Kami mengajak seluruh dosen untuk terus semangat dalam penulisan publikasi ilmiah, baik di level nasional maupun internasional. LPPM siap kapanpun dan membuka tangan lebar untuk memberikan pendampingan kepada bapak ibu tekait hal ini,” tuturnya.

“LPPM UNIDA melalui unit Writing Center UNIDA (WCU) siap memberikan pendampingan penulisan artikel ilmiah, dan kedepannya juga berencana mengundang pakar di bidang publikasi internasional untuk memberikan pembekalan terkait penulisan artikel ilmiah,” tambahnya.

Related Posts: