LP3K UNIDA Lanjutkan Roadshow Hari Kedua: Sosialisasi Panduan dan Pendampingan Proposal Hibah BIMA 2026 di Sekolah Pascasarjana dan Fakultas Hukum

LP3K UNIDA Lanjutkan Roadshow Hari Kedua: Sosialisasi Panduan dan Pendampingan Proposal Hibah BIMA 2026 di Sekolah Pascasarjana dan Fakultas Hukum

Blog Single

Lembaga Penelitian, Pengabdian, dan Pengembangan Keilmuan (LP3K) Universitas Djuanda (UNIDA) melanjutkan agenda roadshow hari kedua dalam kegiatan Sosialisasi Panduan dan Pendampingan Proposal Penelitian serta Pengabdian kepada Masyarakat untuk Program Hibah BIMA Kemdiktisaintek RI Tahun Anggaran 2026. Roadshow pada hari kedua ini ditutup dengan kunjungan ke Sekolah Pascasarjana dan Fakultas Hukum yang berlangsung di Ruang Rapat FH Lt. 1 Gedung B pada Selasa (9/12/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor III sekaligus Ketua LP3K UNIDA, Prof. Dr. Rasmitadila, M.Pd, Direktur Sekolah Pascasarjana Prof. Dr. Hj. Endeh Suhartini, S.H., M.H, Dekan Fakultas Hukum Dr. Nurwati, S.H., M.H, serta Kepala Biro Pengabdian dan Hilirisasi, Danu Suryani, S.Sos., M.A.P, bersama jajaran dosen Sekolah Pascasarjana dan Fakultas Hukum.

Direktur Sekolah Pascasarjana UNIDA, Prof. Dr. Hj. Endeh Suhartini, S.H., M.H dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan ruang strategis bagi para dosen UNIDA untuk memahami pembaruan regulasi, mekanisme penilaian, serta strategi penyusunan proposal yang kompetitif.

“Melalui roadshow ini, kami berharap para dosen dapat memaksimalkan peluang pendanaan hibah nasional dan menghasilkan karya ilmiah serta inovasi yang berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Dekan Fakultas Hukum UNIDA, Dr. Nurwati, S.H., M.H menyampaikan bahwa roadshow ini diharapkan dapat mendorong peningkatan jumlah proposal yang lolos pendanaan serta memperkuat kontribusi institusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Rektor III sekaligus Ketua LP3K UNIDA, Prof. Dr. Rasmitadila, M.Pd menekankan pentingnya peningkatan kualitas penelitian di lingkungan UNIDA. Ia menyampaikan bahwa persiapan proposal untuk pendanaan tahun 2026 sudah dapat dimulai sejak sekarang, termasuk melibatkan mahasiswa magister melalui skema Penelitian Tesis Magister (PTM).

“Mahasiswa S2 harus mulai didorong untuk ikut berkompetisi. Ke depan, targetnya lebih banyak tesis magister yang terlibat dan berkolaborasi dengan dosen pembimbing sehingga dapat menambah total pendanaan hibah yang diperoleh,” jelasnya.

Prof. Dr. Rasmitadila, M.Pd juga menekankan bahwa penyusunan proposal harus memperhatikan persyaratan ketua pengusul, yakni dosen berpendidikan doktor dengan jabatan fungsional minimal Lektor, memiliki SINTA Score overall minimal 300 untuk rumpun sains dan teknologi, serta minimal 100 untuk rumpun sosial-humaniora dan seni. Selain itu, ketua pengusul harus sedang membimbing minimal satu mahasiswa magister full time atau memiliki bimbingan pada program magister baik berbasis course maupun research.

“Tesis magister tidak dihitung dalam kuota utama sehingga dosen dapat mengajukan hingga lima proposal sebagai ketua maupun anggota. Namun, mekanisme pendanaan tetap membatasi maksimal dua judul penelitian yang dapat didanai,” tambahnya.

Dengan berakhirnya roadshow hari kedua ini, Prof. Dr. Rasmitadila, M.Pd berharap kegiatan sosialisasi dan pendampingan dapat memperkuat kesiapan dosen dan mahasiswa dalam mengajukan proposal yang berkualitas, kompetitif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.

Related Posts: